Kesalahan Umum Waktu Berencana Mendirikan Rumah Baru… Serta Trik Menghindarinya

Kesalahan Umum Waktu Berencana Mendirikan Rumah Baru... Serta Trik Menghindarinya

Kesalahan umum # 1: menghubungi pelayan kontraktor sebelum menentukan anggaran kamu

Siapa pula di pasar bagi mendirikan rumah baru memahami bahwa mereka perlu menyertakan builder maupun realtor. Jadi, diwaktu orang-orang berada di tahap pertama proses pembangunan, insting pertama adalah bagi menghubungi seorang profesional real estat bagi konsultasi, malahan sebelum mengenali detail dasar dari apa yang mereka ingin rumah baru mereka kelihatan seperti, alun-alun umum rekaman, maupun malahan di mana itu ingin dibangun. Inilah jebakannya: pembangun maupun makelar gak ingin bisa menawarkan banyak panduan tanpa mengenali ukuran, gaya & letak rumah yang kamu inginkan. Serta, tanpa informasi itu, kamu gak bisa memang menentukan anggaran yang diizinkan. Banyak orang yang gugup mengatakan tujuan anggaran mereka begitu pertama dalam proses, tetapi kenyataannya adalah bahwa informasi ini ingin membantu menentukan kelayakan proyek kamu serta memberikan konteks bagi ukuran serta mutu rumah yang ingin kamu bangun.

Kesalahan umum # 2: merencanakan rencana sebelum mengecek anggaran kontraktor konstruksi waktu ini

Dengan gak adanya panduan yang pas, orang-orang pada tahap perencanaan pertama mendirikan rumah cenderung mendahului banyak langkah mendasar yang kurang jelas-namun cukup penting-dari proses tersebut. Akibatnya, perencana pertama kali kerap kali langsung merancang rumah serta merencanakan rencana rumah walaupun mereka gak mempunyai panduan yang akurat mengenai berapa anggaran akhirnya. Ini membuat permasalahan gede sebab, (a) rencana konstruksi bisa menghabiskan anggaran ribuan dolar bagi menyelesaikannya, serta (b) malahan lebih mahal bagi mengganti rencana yang telah selesai. Lebih kurang baik lagi, jika perubahan design yang signifikan diperlukan, itu bisa berdampak kebutuhan bagi memang menggambar ulang rencana… Yang berarti membeli satu set paket yang sama sekali baru!

Kesalahan umum # 3: membeli tanah sebelum mengenali zona banjir, pembatasan, anggaran kliring serta tata trik lokal

Kami kerap dihubungi oleh orang-orang yang sudah membeli tanah tanpa memahami apa yang semua ikut serta dengan mempersiapkan tanah bagi konstruksi maupun apa yang ingin diperlukan sebelum mereka bisa mendirikan rumah. Kadang-kadang mereka diberi tahu bahwa properti itu gak berada di zona banjir hanya bagi mengenali sesudah itu bahwa zona banjir sudah berbeda tanpa sepengetahuan pemilik sebelumnya. Klien lain sudah membeli tanah yang diharapkan bagi mendirikan jenis rumah adat tertentu, hanya bagi sesudah itu mengenali bahwa lingkungan/masyarakat mempunyai batasan pada ukuran rumah yang bisa dibangun maupun jenis finishing apa yang mungkin diperlukan pada eksterior. Pada akhirnya, mereka yang beradaptasi dengan pembatasan tersebut bisa menambah anggaran yang signifikan serta gak terduga bagi perusahaan konstruksi.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*