Penjelasan, Jenis, Dan Prinsip Tender Proyek

Tender proyek. Bangsa umum mungkin masih heran dengan kata ini, tapi tender proyek merupakan prosedur negosiasi yang cukup menempel dengan kehidupan sehari – hari.

Pengertian Tender Proyek dan Jenisnya

Anda mungkin sering melihat sebuah proyek rompok baik yang ukurannya mungil maupun besar sedang dibangun dan dikerjakan oleh sekelompok pekerja dalam satu industri kontraktor? Apakah menurut Anda dalam memilih jasa kontraktor pemilik proyek asal pilih saja sedangkan di Indonesia khususnya banyak sekali industri penyedia jasa kontraktor? Tetap prosesnya tidak sesimpel itu. Dengan banyaknya perusahaan penyedia jasa kontraktor yang menawarkan berbagai kelebihan pemilik pesanan bangunan menjadi harus berhati-hati dalam memilihnya.

Nah jalan keluarnya adalah dengan pelelangan atau tender proyek.

Pengertian Tender Proyek dan Jenisnya

Tender atau pelelangan merupakan proses penawaran pekerjaan yang diberikan oleh pemilik pesanan (owner) kepada perusahaan kontraktor yang tujuannya untuk memilih2x satu diantara penyedia jasa kontraktor yang memenuhi syarat.

Di proses pelelangan, ada kaum bagian penting yang menetapkanmengukuhkan, menjadikan perusahaan mana yang akan memenangkan tender. Bagian penting tersebut adalah bagian pembukaan dokumen proyek. Bagian pembukaan dokumen adalah bagian pada mana panitia membeberkan seluruh data-data penawaran pada seluruh peserta lelang.

Bagian pembukaan dokumen ini telah dengan resmi diatur mengenai siapa saja yang harus tampil dan dokumen apa saja yang harus dibuka dalam peraturan presiden RI No 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

Adapun jenis tender dibagi di dalam dua bagian, yakni tender umum dan tender terbatas. Sejatinya, dalam semua proses pelelangan kedua jenis tender ini sama, yang membedakan antar keduanya ialah peserta yang mengikuti tender.

  1. Tender umum. Adalah tender yang diikuti oleh semua peserta lelang yang memenuhi syarat.
  2. Tender terbatas. Ialah tender yang diikuti sambil peserta lelang tertentu yang telah diundang sebelumnya sambil pemilik proyek.

Biasanya tender umum maupun tender terpatok digunakan untuk proyek-proyek tertentu. Misalnya jika proyeknya ialah proyek besar dan eksklusif sehingga membutuhkan keahlian tertentu, maka yang dilakukan ialah tender terbatas di mana owner hanya mengundang akseptor yang memiliki keahlian tertentu.

 

Prinsip Dasar Tender

Di melaksanakan pelelangan yang sesuai dengan peraturan presiden, haruslah memenuhi beberapa prinsip. Dalam antaranya:

1. Penghematan

Pengadaan barang atau jasa mesti menggunakan dana terbatas untuk mencapai tujuan dengan saat yang cepat dan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan.

2. Efektif

Pengadaan barang / jasa harus sesuai secara kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya dan dapat memberikan manfaat sebesarnya sesuai secara tujuan.

3. Terbuka dan kompetitif

Penyedia barang / jasa yang telah memenuhi syarat ketentuan proyek mesti mampu mengiktu pelelangan secara terbuka dan dapat bersaing dengan sehat.

4. Transparan

Seluruh informasi yang berselok-belok dengan pengadaan barang / jasa harus transparan kira penyedia maupun masyarakat luas.

5. Adil atau bukan terbatas

Pemilik proyek mempunyai harus memiliki sikap yang adil terhadap semua akseptor lelang.

6. Akuntabel

Berarti peranan di mana penyedia barang atau jasa mesti mampu mencapai seluruh tumpuan proyek seperti yang telah ditentukan sebelumnya.